Wednesday, 26 August 2015

Belajar Merawat Bunga

Kuakui, meski perempuan tapi aku punya ketertarikan yang rendah terhadap bunga-bungaan. Aku tak pernah punya keinginan yang kuat untuk menanam/merawat bunga sebesar keinginanku akhir-akhir ini. Aku tak pernah mengerti banyak orang menyukai buket (bunga) atau bunga mawar satuan yang dijual di toko-toko bunga. Memang terlihat bagus sih, tapi bukankah bunga-bunga itu akan layu dalam 2-3 hari ke depan? Lantas apa yang bisa kita lakukan terhadap bunga yang sudah layu itu selain membuangnya? Di situlah ketidakpahamanku selama ini.
 
Pas sudah mekar :D
 
Suatu ketika, di awal tahun ini, aku merasa jadi sangat tertarik dengan bunga mawar (kalau bunga anggrek sih tetap tak tertarik, sama seperti sebelumnya, hehe). Aku mulai membayangkan betapa indahnya halamanku jika ada berbagai macam warna bunga mawar yang bermekaran. Aku pun mulai excited. Wow!

Friday, 21 August 2015

Kekerasan Emosional Itu Nyata!

“Kasihan, ya? Kok ya tega-teganya mereka melakukan kekerasan pada bocah sekecil itu?” Kira-kira kalimat seperti yang sering saya dengar dari orang-orang yang mengomentari tragedi Angeline. Tunggu dulu, apakah kategori kekerasan pada anak hanya sebatas perlakuan fisik? Bagaimana dengan tindakan lain yang berhubungan dengan emosional? Sudahkah kita menyadarinya?

Sumber: 24hourparenting.com

Sedari dulu saya yakin bahwa kekerasan terhadap anak tidaklah sebatas perilaku fisik saja tapi juga bisa melalui kata-kata. Mengapa? Karena kata-kata yang diucapkan oleh orang dewasa (siapapun itu, termasuk orang tua kandung) bisa saja melukai perasaan anak-anak. Saya, berkaca dari pengalaman pribadi dan beberapa teman yang pernah mendapat kekerasan emosional sewaktu kecil, merasa bahwa kekerasan emosional merupakan permasalahan anak yang paling sering terjadi di sekitar kita namun juga sering diabaikan karena faktor ketidaktahuan tentang betapa serius akibat yang mungkin terjadi pada si anak di masa depan.

Saturday, 8 August 2015

(Pernah) Bikin Cerita di Wattpad

Sekitar tiga tahun yang lalu, aku merevisi cerita karanganku jaman SMA dan kuunggah di wattpad. Inti ceritanya nggak jauh-jauh dari kisah kasih remaja di sekolah dan ada sedikit unsur misteri. Cerita aslinya sangat norak (menurutku) lantas kurevisi di sana-sini dan kuubah beberapa bagiannya, tapi garis besar cerita tetap sama dengan yang asli.
 
Bagi kalian yang suka ‘berkelana’ di wattpad, boleh mampir baca karanganku di sini, kalau mau lihat profilku di sini. Ada beberapa cerita yang kutulis, tapi cuma satu itu (karangan SMA) yang kuselesaikan sampai tamat, cerita lain tidak kulanjutkan. Huhuhuhu….maaf ya~



Friday, 31 July 2015

Happy Birthday to Me!

Suatu hari di minggu lalu, aku berulang tahun ke-piiipp (ceritanya kata-kataku disensor, hehe). Tak ada perayaan atau bahkan ucapan selamat yang membanjiri handphone-ku, hanya ada segelintir orang yang bisa dihitung dengan jari tangan kananku yang memberiku ucapan selamat ulang tahun.

Apakah aku sedih dengan sedikitnya yang mengucapkan selamat padaku? Sedikit. Apakah menurutku hari ulang tahunku sebegitu menyedihkannya? No.

I've bought myself a birthday present. Yeaayyy!! Beli sendiri, buat diri sendiri, girang sendiri. Hadehh...

Sejujurnya, aku sedikit sedih menyadari bahwa tahun ini orang yang memberikan ucapan selamat padaku berkurang, bahkan teman dekatku pun lupa pada hari ulang tahunku. Tapi aku tak menganggap hari ulang tahunku begitu buruk dan menyedihkan, aku tetap mensyukuri hari ulang tahun yang boleh aku lewati hari itu dengan senyuman.

Monday, 27 July 2015

1000 Jendela Mimpi untuk Sebatik

Judul di atas merupakan judul program penggalangan donasi oleh sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang hendak KKN di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara (atau bisa disebut juga daerah perbatasan Indonesia - Malaysia). KKN mereka yang akan berlangsung selama Agustus-Oktober 2015 mendatang, setahuku mempunyai misi untuk memajukan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat di sana.

Sumber: kitabisa.com/saudarasebatik

Seperti yang diberitakan di banyak media selama ini, kehidupan masyarakat di perbatasan negeri memang tidak semaju daerah di Jawa. Oleh karena itu jika kalian tergerak untuk turut memberikan donasi, silakan klik kitabisa.com/saudarasebatik.

Friday, 10 July 2015

So Sad


Sumber: link
I feel so sad tonight but no one knows, and that makes me sad so much more (probably because of the fact that I face it all by myself). I want to tell anybody else about how I feel…but I don’t know who. It really hurts me every time he cursed at me, really makes me uncomfortable. I hate curses, those hurt my heart and mind badly.

Thursday, 9 July 2015

Baked Rice-nya The Twizel - Jogja

Pada postingan ke-9 yang diposting tepat pada tanggal 9 ini, giliran The Twizel (baca: twai-zel) yang ku-review. The Twizel yang beralamat di Jl. Raya Kledokan B10 Yogyakarta, mempunyai menu andalan berupa baked rice atau nasi panggang. Jadi buat kamu yang penasaran mau nyobain kayak apa sih The Twizel itu, wajib coba menu baked rice-nya dulu. Kayak aku kemarin nih. Ceritanya gini…

 
Siang itu, sebelum bulan puasa nih ya, aku menyambangi The Twizel sendirian tanpa rencana sebelumnya. Pas lagi di jalan, kepikiran, eh terus mampir deh. Tempat makan 2 lantai ini sebenarnya tidak terlalu luas, tapi warna interiornya cukup menarik mata (menurutku, karena berwarna-warni). Di lantai 1, ada beberapa kursi yang bisa dipakai pembeli dan sebuah meja kasir. Karena lantai 1 kecil, biasanya pembeli akan langsung dipersilakan naik ke lantai 2.

Keadaan di lantai 2 The Twizel. Beruntung ketika aku datang pas sepi, jadi bisa jepret sana-sini sepuasnya tanpa "tokoh figuran" di dalam fotoku.
Di lantai 2 tempat makan ini, sembari menunggu pesanan kita bisa juga membaca buku-buku di sana lho. Ada majalah, komik dan novel. Asyik, asyik! Eh, boleh dibaca tapi nggak boleh dibawa pulang yaaa...